Tuesday, December 20, 2011

Keterampilan Dasar Pemberian Penguatan

Keterampilan Dasar Pemberian Penguatan

1. Pengertian Penguatan
Menurut Hasibuan (1991:56) yang dimaksud �penguatan adalah respon terhadap suatu tingkah laku, yang dapat meningkatkan kemungkinan terulangnya kembali tingkah laku tersebut�. Menurut Winataputra (2008) �Penguatan adalah respon yang diberikan oleh guru terhadap perilaku siswa yang baik, yang menyebabkan siswa tersebut terdorong untuk mengulangi atau meningkatkan perilaku

Thursday, December 15, 2011

Prinsip Pembelajaran Kontekstual

Prinsip Pembelajaran Kontekstual

A. Kata Kunci Pembelajaran Kontekstual
Kata kunci pembelajaran kontekstual yaitu sebagai berikut: (1) real word learning, (2) mengutamakan pengalaman nyata, (3) berpikir tingkat tinggi, (4) berpusat pada siswa, (5) siswa aktif, kritis dan kreatif, (6) pengetahuan bermakna dalam kehidupan, (7) dekat dengan kehidupan nyata, (8) perubahan perilaku, (9) siswa praktek bukan menghafal, (10)

Saturday, December 10, 2011

Karakteristik Pembelajaran Kontekstual

Karakteristik Pembelajaran Kontekstual

Pembelajaran kontekstual memiliki beberapa karakteristik diantaranya sebagai berikut: (1) melakukan hubungan yang bermakna, (2) melakukan kegiatan-kegiatan yang signifikan, (3) belajar yang diatur sendiri, (4) bekerja sama, (5) berpikir kritis dan kreatif, (6) mengasuh dan memelihara pribadi siswa, (7) mencapai standar yang tinggi, dan (8) menggunakan penilaian autentik. Johnson, 2002 (Dalam

Monday, December 5, 2011

Mengenal Gaya Belajar

Mengenal Gaya Belajar

Setiap orang pasti memiliki preferensi mengenai gaya belajar yang dinilai efektif dan menguntungkan bagi dirinya. Seperti dikutip dari kompas.com (06/12/11). Ada yang tipe auditori atau lebih efektif dengan mendengarkan, visual, logis, sosial, soliter, atau pun gaya taktil. Terkadang, gaya-gaya belajar yang diterapkan sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi. Sangat memungkinkan juga, bagi

Friday, November 25, 2011

Pengertian dan Komponen Pembelajaran Kontekstual

Pengertian dan Komponen Pembelajaran Kontekstual

a. Pengertian Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) adalah konsep belajar dimana guru menghadirkan dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sementara siswa memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan konteks yang terbatas, sedikit demi sedikit,

Saturday, November 19, 2011

Peran Guru dalam Mencerdaskan Bangsa

Peran Guru dalam Mencerdaskan Bangsa

Ketika Jepang terpuruk karena kekalahan perang dunia ke-2, yang ditanyakan kaisar bukanlah berapa prajurit yang masih hidup, tetapi berapa guru yang masih hidup. Inilah yang menjadi kunci sukses jepang sampai saat ini, menjadi negara kecil yang maju. Guru berperan mencerdaskan bangsa yang akan mengubah nasib bangsa ini.

Guru menjadi salah satu komponen dalam pendidikan, ada berbagai tugas dan

Wednesday, November 16, 2011

Ciri-ciri dan Prinsip PAKEM

Ciri-ciri dan Prinsip PAKEM

Ciri-ciri PAKEM
Sebagai model pembelajaran yang berbasis siswa, PAKEM mempunyai beberapa ciri yang berbeda dengan model pembelajaran lainnya. Secara umum ciri dari PAKEM adalah siswa terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Wahidin (2008: 6) menjelaskan ciri-ciri PAKEM adalah (1) pem-belajarannya mengaktifkan siswa, (2) mendorong kreativitas siswa dan guru, (3)

Friday, November 11, 2011

Model  Pembelajaran Aktif Kreatif Menyenangkan (PAKEM)

Model Pembelajaran Aktif Kreatif Menyenangkan (PAKEM)

SEKOLAHDASAR.NET - Salah satu upaya untuk memajukan sistem pendidikan adalah perubahan sistem pembelajaran. Sistem pembelajaran sebagai suatu proses sangat menentukan peningkatan kualitas suatu sistem pendidikan. Salah satu model pembelajaran yang tepat untuk dikembangkan di SD adalah model PAKEM.

PAKEM adalah bentuk pembelajaran aktif yang merupakan ramuan antara belajar aktif dan belajar

Sunday, November 6, 2011

Pembelajaran Menulis di SD

Pembelajaran Menulis di SD

SEKOLAHDASAR.NET - Pembelajaran menulis di SD dilaksanakan sejak kelas I sampai dengan kelas VI. Kegiatan menulis tidak dapat terlepas dari kegiatan bahasa lainnya seperti kegiatan membaca, menyimak dan berbicara. Untuk itu dalam pelaksanaan pembelajaran guru harus dapat memadukan keempat unsur kebahasaan tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Pelaksanaan pembelajaran

Sunday, October 30, 2011

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD

SEKOLAHDASAR.NET - Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Untuk menjaga kelestarian dan kemurnian bahasa Indonesia maka diperlukan berbagai upaya. Contoh upaya untuk menjaga kemurnian bahasa Indonesia adalah dengan menuliskan kaidah-kaidah ejaan dan tulisan bahasa Indo-nesia dalam sebuah buku yang disebut dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD

Sunday, October 23, 2011

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

SEKOLAHDASAR.NET - Menurut Sardiman A. M (2000 : 37) secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua yaitu faktor intern dan ekstern.

a. Faktor yang datang dari dalam diri siswa
1. Faktor fisiologis, yang terdiri dari :
- keadaan tonus jasmani
- keadan fungsi-fungnsi jasmani

2. Faktor psikologis
Menurut Thomas F. Stanton yang dikutip oleh Sandiman A.M (2000 : 38)adalah sebagai berikut :
a.

Sunday, October 16, 2011

Cara-Cara Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar

Cara-Cara Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar

SEKOLAHDASAR.NET - Pembelajaran matematika yang baik menuntut penggunaan metodemetode
pembelajaran yang bervariasi. Hal ini masuk dalam logika, karena suatu
topik matematika, kadang-kadang dapat diajarkan secara lebih baik hanya
dengan metode tertentu. Jika guru matematika hanya menggunakan satu jenis
metode mengajar, maka akan membuat para siswa menjadi lebih cepat bosan
atau jemu terhadap pesan

Friday, October 14, 2011

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)

SEKOLAHDASAR.NET - Problem Based Learning (PBL) adalah suatu model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki ketrampilan untuk memecahkan masalah (Kamdi, 2007: 77). PBL atau pembelajaran berbasis masalah sebagai suatu pendekatan

Sunday, October 9, 2011

Aktivitas Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKn

Aktivitas Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKn

SEKOLAHDASAR.NET - Menurut Mulyono (2001: 26), aktivitas artinya �kegiatan / keaktifan�. Jadi, segala sesuatu yang dilakukan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi baik fisik maupun non-fisik merupakan suatu aktifitas. Sedangkan belajar menurut Oemar Hamalik (2001: 28), adalah �Suatu proses perubahan tingkah laku individu melalui interaksi dengan lingkungan�. Aspek tingkah laku tersebut adalah

Tuesday, October 4, 2011

Pengertian Nilai dan Moral dalam PKn

Pengertian Nilai dan Moral dalam PKn

SEKOLAHDASAR.NET - Menurut Koyan (2000: 12), nilai adalah segala sesuatu yang berharga. Menurutnya ada dua nilai yaitu nilai ideal dan nilai aktual. Nilai ideal adalah nilai-nilai yang menjadi cita-cita setiap orang, sedangkan nilai aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari. Kohlberg (Zuchdi, 2003: 3) mengklasifikasikan nilai menjadi dua, yaitu nilai obyektif dan nilai

Friday, September 30, 2011

Hakekat Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

Hakekat Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

SEKOLAHDASAR.NET - Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat membentuk diri yang beragam dari segi agama, sosio-kultural, bahasa, usia, untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang dilandasi oleh UUD 1945 (Sudjana, 2003: 4). Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang secara umum bertujuan untuk mengembangkan potensi individu

Wednesday, September 14, 2011

Peran Orang Tua Agar Anak Berprestasi di Sekolah

Peran Orang Tua Agar Anak Berprestasi di Sekolah

SEKOLAHDASAR.NET (14/09/2011) Sekolah menjadi tempat belajar bagi anak. Sekolah memberikan serangkaian materi untuk mengasah dan mengembangkan kemampuannya. Di sekolah juga terjadi proses pendewasaan untuk anak. Namun sekolah bukan satu-satunya tempat untuk mendidik anak, masih ada keluarga dan lingkungan masyarakat. Kunci keberhasilan anak di sekolah tidak hanya karena guru saja, tetapi ada

Friday, September 9, 2011

2013 Jam Mengajar Guru Akan Ditambah

2013 Jam Mengajar Guru Akan Ditambah

SEKOLAHDASAR.NET (10/09/2011) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh seperti dikutip dari kompas.com menghargai usulan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) terkait dengan akan diberlakukannya aturan yang mengatur pengembangan dan pembinaan profesi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenpan berancana akan menaikkan standar minimal mengajar bagi para guru yang
Kinerja Guru Tersertifikasi Akan Terus Dievaluasi

Kinerja Guru Tersertifikasi Akan Terus Dievaluasi

SEKOLAHDASAR.NET (09/09/2011) Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh seperti dikutip dari kompas.com mengatakan, rencana tentang syarat sertifikasi guru yang mengharuskan para guru untuk mempublikasikan karya ilmiahnya sebagai sesuatu yang sangat logis.

Selain itu selalu ada pertanyaan mendasar setelah guru ditetapkan menjadi profesi dan tersertifikasi. Pertanyaan itu terkait sifat dari

Sunday, September 4, 2011

5 Strategi Membaca Efektif

5 Strategi Membaca Efektif

SEKOLAHDASAR.NET (05/09/2011) Apakah Anda termasuk orang yang hoby membaca? Atau punya permasalahan ketika membaca lalu apa yang sudah dibaca 'hilang' begitu saja. Ada strategi yang bisa diterapkan agar Anda mendapatkan dari buku yang dibaca. Seperti dikutip dari kompas.com ada 5 strategi untuk membaca efektif.

Strategi membaca yang efektif ini bisa kita ajarkan pada murid kita atau kita

Saturday, September 3, 2011

Nasib Guru Swasta yang Tak Terlindungi

Nasib Guru Swasta yang Tak Terlindungi

SEKOLAHDASAR.NET (O3/09/2011)Kemarin kompas.com menulis sebuah tulisan yang menarik untuk dibahas yang merupakan gambaran keadaan guru swasta di Indonesia. Berita itu berjudul "Guru Swasta Tak Terlindungi ".

Kondisi kerja guru-guru swasta di Indonesia masih memprihatinkan. Para guru swasta umumnya mendapat gaji di bawah upah minimum daerah tanpa memiliki jaminan sosial tenaga kerja. Padahal,

Saturday, August 27, 2011

Keuntungan Pembelajaran Tematik Sesuai dengan Perkembangan Anak

Keuntungan Pembelajaran Tematik Sesuai dengan Perkembangan Anak

SEKOLAHDASAR,NET (27/08/2011) Peserta didik yang berada pada sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang sangat luar biasa. Pada umumnya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (berpikir holistik) dan memahami hubungan antara konsep secara sederhana.

Friday, August 26, 2011

Menerapkan Metode Pembelajaran Sesuai Perkembangan Zaman

Menerapkan Metode Pembelajaran Sesuai Perkembangan Zaman

SEKOLAHDASAR.NET (26/08/2011) Guru harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dalam menerapkan metode pembelajaran. Itulah kata Regina Chin, Dosen dan konsultan BrainFit Singapura seperti dikutip dari kompas.com saat mengisi seminar A Parenting and Educators Workshop �Different Child, Different Brain, Different Needs� di Binus Internasional School, Simprug, Jakarta.

Saat ini, para

Wednesday, August 24, 2011

Brain Fitness untuk Melatih Otak Anak

Brain Fitness untuk Melatih Otak Anak

SEKOLAHDASAR.NET (25/08/2011) Kali ini kita akan membahas Brain Fitness untuk membuat kerja otak anak menjadi lebih baik. Dalam seminar parenting dan educators workshop "Different Child, Different Brain, Different Needs", di Jakarta, seperti dikutip dari kompas.com. Lecturer and Consultant BrainFit Studio Singapura, Regina Chin mengatakan, masih ada harapan untuk membuat kerja otak anak menjadi

Tuesday, August 23, 2011

Model Pembelajaran Problem Possing

Model Pembelajaran Problem Possing

a. Pengertian Model Pembelajaran Problem Possing
Problem posing merupakan model pembelajaran yang mengharuskan siswa menyusun pertanyaan sendiri atau memecah suatu soal menjadi pertanyaan-pertanyaan yang lebih sederhana yang mengacu pada penyelesaian soal tersebut.Dalam pembelajaran matematika, problem posing (pengajuan soal) menempati posisi yang strategis. Siswa harus menguasai materi dan

Saturday, August 20, 2011

PKS: Pendidikan Tidak Maju Karena Kebijakan Tidak Berdasarkan Riset

PKS: Pendidikan Tidak Maju Karena Kebijakan Tidak Berdasarkan Riset

SEKOLAHDASAR.NET (20/08/2011) - Anggota Komisi X (Pendidikan, Olahraga dan Kebudayaan) Fraksi PKS Rohmani mengatakan, pemerintah terkesan coba-coba dalam setiap kebijakan, salah satu contohnya adalah penyaluran dana bantuan operasional sekolah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

"Sejak adanya dana bantuan operasional sekolah (BOS) pemerintah kerapkali mengubah tata cara
Jusuf Kalla Meminta UN Tahun Depan Lebih Sulit

Jusuf Kalla Meminta UN Tahun Depan Lebih Sulit

SEKOLAHDASAR.NET (20/08/2011) - Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla (JK), mengatakan tingkat kesulitan Ujian Nasional (UN) tahun depan harus dinaikan. JK menilai, UN beberapa tahun ke belakang cenderung `melembek`. Padahal, katanya, UN merupakan gerbang pelajar menuju perguruan tinggi, maka standarnya pun setiap tahun harus disesuaikan.

"Jangan sampai dia lulus UN dengan mudah, tapi dia tidak keterima

Friday, August 19, 2011

Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Model Pembelajaran Berbasis Masalah

a. Pengertian Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Pembelajaran berbasis masalah (Probelem-based learning), selanjutnya disingkat PBL, merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif kepada siswa. PBL adalah suatu model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari

Thursday, August 18, 2011

Tentang SekolahDasar.Net

Tentang SekolahDasar.Net

SekolahDasar.Net atau SEKOLAH DASAR adalah blog yang sudah online sejak 2008, dulu beralamat di sekolah-dasar.blogspot.com. Blog ini pada awalnya adalah blog yang belum jelas arahnya. Baru di awal tahun 2009 fokus pada konten pendidikan.

Blog SEKOLAH DASAR juga memanfaatkan media yang lain untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan dunia mendidik, dan berita pendidikan. SEKOLAH DASAR juga

Monday, August 15, 2011

Model Pembelajaran Cooperative Learning

Model Pembelajaran Cooperative Learning

a. Pengertian Model Pembelajaran Cooperative Learning
Pengertian Cooperative learning merupakan strategi pembelajaran yang menitikberatkan pada pengelompokan siswa dengan tingkat kemampuan akademik yang berbeda kedalam kelompok-kelompok kecil (Saptono, 2003:32).
Unsur-unsur dasar yang perlu ditanamkan pada diri siswa agar cooperative learning lebih efektif adalah sebagai berikut :
1. Para siswa

Saturday, August 13, 2011

Mekanisme Baru Penyaluran Dana BOS

Mekanisme Baru Penyaluran Dana BOS

SEKOLAHDASAR.NET (14/08/2011) Sering kita mendengar penyaluran dana BOS yang terlambat atau belum bisa dicairkan. Padahal proses belajar mengajar terus dilaksanakan. Tentu saja hal ini menjadi permasalahan di tingkat sekolah bagi para penyelenggaranya khususnya guru. Mengutip berita dari kompas dan republika, akan ada perubahan mekanisme penyaluran dana BOS di tahun depan.

Penyaluran dana

Wednesday, August 10, 2011

Model Pembelajaran Open-Ended

Model Pembelajaran Open-Ended

a. Pengertian Model Pembelajaran Open-Ended
Sudiarta (Poppy, 2002:2) mengatakan bahwa secara konseptual open-ended problem dapat dirumuskan sebagai masalah atau soal-soal matematika yang dirumuskan sedemikian rupa sehingga memiliki beberapa atau bahkan banyak solusi yang benar, dan terdapat banyak cara untuk mencapai solusi itu. Contoh penerapan masalah Open-ended dalam kegiatan pembelajaran

Sunday, August 7, 2011

Ribuan Anak Usia SD di Merauke Tak Bersekolah

Ribuan Anak Usia SD di Merauke Tak Bersekolah

Sedikitnya 2.574 anak usia sekolah dasar 7-12 tahun di Merauke, Papua, tidak mengenyam bangku sekolah dasar sederajat. Dari jumlah penduduk usia 7-12 tahun di Merauke, yakni 35.375 anak, jumlah siswa SD/MI/SDLB yang terdaftar sebagai siswa sebanyak 32.621 orang.
Itulah berita yang ditulis di kompas.com pada kamis 4 Agustus 2011, mungkin bagi sebagian kita tidak asing lagi dengan fakta tersebut.

Saturday, August 6, 2011

Model Pembelajaran Investigasi

Model Pembelajaran Investigasi

a. Pengertian model pembelajaran investigasi
Istilah investigasi mulai diperkenalkan dengan diterbitkannya laporan dari Cockcroft (dalam Evans, 1987) menyatakan bahwa pembelajaran matematika harus melibatkan aktivitas-aktivitas berikut:
1. Eksposisi (pemaparan) guru
2.Diskusi diantara siswa sendiri, ataupun antara siswa dan guru
3. Kerja praktek
4. Pemantapan dan latihan pengerjaan social
5.

Tuesday, August 2, 2011

Model Pembelajaran RME atau Realistic Mathematics Education

Model Pembelajaran RME atau Realistic Mathematics Education

a. Pengertian RME
Pembelajaran matematika realistik adalah atau Realistic Mathematics Education (RME) adalah sebuah pendekatan pembelajaran matematika yang dikembangkan Freudenthal di Belanda. Gravemeijer (1994: 82) dimana menjelaskan bahwa yang dapat digolongkan sebagai aktivitas tersebut meliputi aktivitas pemecahan masalah, mencari masalah dan mengorganisasi pokok persoalan. Matematika

Tuesday, July 26, 2011

Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning

Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning

a. Hakikat CTL
�Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching Learning) adalah konsep belajar dimana guru menghadirkan dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari; sementara siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan dari konteks yang terbatas, sedikit-demi sedikit, dan dari proses

Friday, July 22, 2011

Dasar Pengelompokan Model Pembelajaran Matematika SD

Dasar Pengelompokan Model Pembelajaran Matematika SD

A. Pengertian Model-model Pembelajaran
Model mengajar adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Model pengajaran merupakan suatu rencana atau pola

Monday, July 18, 2011

Yang Harus Diperhatikan dalam Pembelajaran PAKEM

Yang Harus Diperhatikan dalam Pembelajaran PAKEM

A. Apa itu PAKEM?
PAKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan.
Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. Belajar memang merupakan suatu proses aktif dari si pembelajar dalam membangun pengetahuannya, bukan proses pasif yang hanya

Thursday, July 14, 2011

Ciri-Ciri dan Prinsip Pembelajaran PAKEM

Ciri-Ciri dan Prinsip Pembelajaran PAKEM

Dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan strategi pembelajaran yang sangat baik dan cocok untuk situasi dan kondisi siswa. Strategi yang sangat cocok dan menarik peserta didik dalam pembelajaran sekarang ini dikenal dengan nama PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan).

PAKEM adalah sebuah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengejakan kegiatan yang

Sunday, July 10, 2011

Peran Guru Dalam Pembelajaran PAKEM

Peran Guru Dalam Pembelajaran PAKEM

Belajar itu menyenangkan. Tapi, siapa yang menjadi stakeholder dalam proses pembelajaran yang menyenangkan itu? Jawabannya adalah siswa. Siswa harus menjadi arsitek dalam proses belajar mereka sendiri. Kita semua setuju bahwa pembelajaran yang menyenangkan merupakan dambaan dari setiap peserta didik. Karena proses belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan motivasi belajar yang tinggi bagi siswa

Wednesday, July 6, 2011

Pembelajaran Konstektual

Pembelajaran Konstektual

a. Pengertian Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) adalah konsep belajar dimana guru menghadirkan dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sementara siswa memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan konteks yang terbatas, sedikit demi sedikit,

Sunday, July 3, 2011

Membuat Belajar Matematika Lebih Menyenangkan

Membuat Belajar Matematika Lebih Menyenangkan

SEKOLAHDASAR.NET Matematikan bagi kebanyakan anak adalah pelajaran yang menakutkan. Kadang melihat buku atau soalnya saja sudah pusing. Bagaimana membuat matematika lebih menyenangkan? Seperti dikutip dari kompas.com Tokoh matematika dan sains Indonesia yaitu Yohannes Surya menjelaskan, Matematika terasa menyenangkan ketika seseorang mengerjakan soal-soal Matematika dalam waktu yang cukup lama.
Karakteristik Perkembangan Anak usia TK dan Kelas Awal SD

Karakteristik Perkembangan Anak usia TK dan Kelas Awal SD

SEKOLAHDASAR.NET Anak usia dini mengalami tahap perkembangan perubahan yang kontinu dan sistematis. Perkembangan berkaitan dengan kematangan secara biologis dan proses belajar. Demikian pula dalam perkembangan anak, secara biologis Ia harus berada dalam kondisi sesuai umurnya. Terdapat pola kesamaan perkembangan dalam diri seseorang dengan anak lainnya pada tahap usia tertentu.

Anak usia Taman

Friday, July 1, 2011

Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar

Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar

a. Hakekat Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar
Belajar matematikan merupakan tentang konsep-konsep dan struktur abstrak yang terdapat dalam matematika serta mencari hubungan antara konsep-konsep dan struktur matematika. Belajar matematika harus melalui proses yang bertahan dari konsep yang sederhana ke konsep yang lebih kompleks. Setiap konsep matematika dapat dipahami dengan baik jika

Tuesday, June 21, 2011

Pengertian Hasil Belajar

Pengertian Hasil Belajar

Secara formal belajar dapat di definisikan sebagai tingkah laku yang dikaitkan dengan kegiatan sekolah. Belajar merupakan fisik atau badaniah yang hasilnya berupa perubahan-perubahan dalam fisik itu, misalnya, dapat berlari, mengendarai, berjalan, dan sebagainya. Belajar selain merupakan aktivitas fisik juga merupakan kegiatan rohani atau psikis.

Belajar tidak hanya mengenai bidang intelektual,
Menentukan KPK dengan Menerapkan Pendekatan Kontekstual (CTL)

Menentukan KPK dengan Menerapkan Pendekatan Kontekstual (CTL)

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dalam masyarakat, bangsa dan negara.

Berbagai usaha pembaharuan kurikulum, perbaikan sistem

Friday, June 17, 2011

Cerita Lain di Balik Ujian Nasional Sekolah Dasar

Cerita Lain di Balik Ujian Nasional Sekolah Dasar

Ujian Nasional tingkat SD memang sudah berakhir, mulai tanggal 10 Mei sampai 12 Mei anak-anak SD melaksanakan Ujian Nasional, mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Ujian Nasional adalah satu bentuk dari evaluasi pengajaran. Pada dasarnya implikasi dari sebuah evaluasi itu adalah proses yang terus menerus yang dari awal pengajaran sampai akhir pengajaran. Proses evaluasi

Monday, June 13, 2011

Implementasi Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar

Implementasi Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar

Penerapan pembelajaran kontekstual dalam kelas didasarkan pada komponen-komponen utama dalam pembelajaran kontekstual. Nurhadi (2004: 31) menyatakan tujuh komponen utama dalam pembelajaran kontekstual, yaitu: konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian sebenarnya. Sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan kontekstual jika menerapkan ketujuh

Thursday, June 9, 2011

Pengertian Pembelajaran Kontekstual dan Komponennya

Pengertian Pembelajaran Kontekstual dan Komponennya

Nurhadi (2005: 5) berpendapat bahwa pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan melibatkan ketujuh komponen utama pembelajaran efektif yaitu kontruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, permodelan, dan

Sunday, June 5, 2011

Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar

Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar

Tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik jika hasil belajar sesuai dengan standar yang diharapkan dalam proses pembelajaran tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar harus dirumuskan dengan baik untuk dapat dievaluasi pada akhir pembelajaran. Hasil belajar seseorang tidak langsung kelihatan tanpa orang itu melakukan sesuatu untuk memperlihatkan kemampuan yang diperolehnya melalui

Wednesday, June 1, 2011

Prinsip-prinsip Pembelajaran IPA di SD

Prinsip-prinsip Pembelajaran IPA di SD

Pembelajaran IPA di SD merupakan interaksi antara siswa dengan lingkungan sekitanya. Hal ini mengakibatkan pembelajaran IPA perlu mengutamakan peran siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga pembelajaran yang terjadi adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa dan guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran tersebut. Guru berkewajiban untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa untuk

Tuesday, May 24, 2011

Hakekat Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

Hakekat Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) didefinisikan sebagai kumpulan pengetahuan yang tersusun secara terbimbing. Hal ini sejalan dengan kurikulum KTSP (Depdiknas, 2006) bahwa �IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta, konsep, atau prinsipsaja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan�. Selain itu IPA

Thursday, May 19, 2011

Membentuk Karakter Bangsa Lewat Pendidikan

Membentuk Karakter Bangsa Lewat Pendidikan

Aspek pendidikan adalah aspek terpenting dalam membentuk karakter bangsa. Dengan mengukur kualitas pendidikan, maka kita dapat melihat potret bangsa yang sebenarnya, karena aspek pendidikanlah yang menentukan masa depan seseorang, apakah dia dapat memberikan suatu yang membanggakan bagi bangsa dan dapat mengembalikan jati diri bangsa atau sebaliknya. Pendidikan seperti apa yang diberikan agar

Wednesday, May 18, 2011

Manfaat Pendidikan Pancasila Dalam Membangun Karakter Bangsa

Manfaat Pendidikan Pancasila Dalam Membangun Karakter Bangsa

Pancasila adalah jati diri bangsa Indonesia, sebagai falsafah, ideologi, dan alat pemersatu bangsa Indonesia. Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk. Mengapa begitu besar pengaruh Pancasila terhadap bangsa dan negara Indonesia? Kondisi ini dapat terjadi karena perjalanan sejarah dan kompleksitas keberadaan bangsa Indonesia seperti keragaman

Saturday, May 14, 2011

Manifestasi Krisis Karakter di Indonesia

Manifestasi Krisis Karakter di Indonesia

Dalam kasus Indonesia, krisis karakter, mengakibatkan bangsa Indonesia kehilangan kemampuan untuk mengerahkan potensi masyarakat guna mencapai cita-cita bersama. Krisis karakter ini seperti penyakit akut yang terus menerus melemahkan jiwa bangsa, sehingga bangsa kita kehilangan kekuatan untuk tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang maju dan bermartabat di tengah-tengah bangsa lain di dunia

Monday, May 9, 2011

Pendidikan Pancasila dan Karakter Bangsa

Pendidikan Pancasila dan Karakter Bangsa

A. PENDIDIKAN PANCASILA
Pada hakekatnya pendidikan pancasila adalah upaya sadar diri suatu masyarakat dan pemerintah suatu Negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerusnya, selaku warga masyarakat, bangsa dan Negara secara berguna (berkaitan dengan kemampuan spiritual) dan bermakna (berkaitan dengan kemampuan kognitif dan psikomotorik) serta mampu mengantisipasi hari

Friday, May 6, 2011

Sertifikasi Guru Tidak Menjamin Kualitas Pendidikan

Sertifikasi Guru Tidak Menjamin Kualitas Pendidikan

Guru sekarang menjadi sebuah profesi, dulunya orang mengenal guru itu dengan seorang yang memiliki harkat dan martabat lebih tinggi. Atau orang menyebutnya dengan pahalawan tanpa tanda jasa. Memang guru memberi peranan besar dalam memajukan pendidikan. Pendidikan yang mengarahakan manusia untuk mengembangkan dirinya, menjadikan apa yang dulu tak mengerti menjadi mengerti dan juga memanusiakan

Sunday, May 1, 2011

Karakteristik dan Kebutuhan Anak Usia Sekolah Dasar

Karakteristik dan Kebutuhan Anak Usia Sekolah Dasar

Ada beberapa karakteristik anak di usia Sekolah Dasar yang perlu diketahui para guru, agar lebih mengetahui keadaan peserta didik khususnya ditingkat Sekolah Dasar. Sebagai guru harus dapat menerapkan metode pengajaran yang sesuai dengan keadaan siswanya maka sangatlah penting bagi seorang pendidik mengetahui karakteristik siswanya. Selain karakteristik yang perlu diperhatikan kebutuhan peserta

Monday, April 25, 2011

Potret Pendidikan di Indonesia

Potret Pendidikan di Indonesia

Mungkin semua orang sudah mengenal cerita dari novel terkanal Laskar Pelangi. Yaitu pada intinya menceritakan bagaimana pendidikan di daerah yang bisa dikatakan terpencil, dengan segala kekurangannya. Namun ada semangat untuk melakukan dengan lebih baik, mendidik dan belajar. Cerita Laskar Pelangi yang diinspirasi dari kisah nyata pengarangnya memang membuat yang membaca atau melihat

Thursday, April 21, 2011

Ciri-Ciri Pembelajaran Modern

Ciri-Ciri Pembelajaran Modern

Di sekolah terjadi proses belajar mengajar, ada guru dan murid. Ada beberapa kegiatan yang harus dirubah untuk menuju proses pembelajaran yang lebih modern dan tepat. Situasi atau kegiatan mengajar yang kuno, konvesional, ataupun klasik (teaching) harus dirubah menjadi learning, lebih modern yang disesuaikan dengan karakter anak dan pengembangan IPTEK. Berikut ini ciri-ciri atau prinsip

Sunday, April 17, 2011

Langkah-Langkah Pembelajaran dalam VCT

Langkah-Langkah Pembelajaran dalam VCT

John Jarolimek (1974) menjelaskan langkah pembelajaran dengan Value clarification technique (VCT) dalam 7 tahap yang dibagi ke dalam 3 tingkat, setiap tahapan dijelaskan sebagai berikut.

Kebebasan Memilih, Pada tingkat ini terdapat 3 tahap, yaitu: (1) Memilih secara bebas, artinya kesempatan untuk menentukan pilihan yang menurutnya baik. Nilai yang dipaksakan tidak akan menjadi miliknya secara

Wednesday, April 13, 2011

Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT)

Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT)

Teknik mengklarifikasi nilai (value clarification technique) atau sering disingkat VCT dapat diartikan sebagai teknik pengajaran untuk membantu siswa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik dalam menghadapi suatu persoalan melaui proses menganalisis nilai yang sudah ada dan tertanam dalam diri siswa.

Menurut A. Kosasih Djahiri (1985) model pembelajaran VCT meliputi; metode

Saturday, April 9, 2011

PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK

PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK

A. Pengertian

Penilaian dalam pembelajaran tematik adalah suatu usaha untuk mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik melalui program kegiatan belajar.

B. Tujuan

Tujuan Penilaian pembelajaran tematik adalah:
1. Mengetahui percapaian indikator yang telah

Tuesday, April 5, 2011

TAHAP PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK

TAHAP PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK

1. Tahapan kegiatan
Pelaksanaan pembelajaran tematik setiap hari dilakukan dengan menggunakan tiga tahapan kegiatan yaitu kegiatan pembukaan/awal/pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Alokasi waktu untuk setiap tahapan adalah kegiatan pembukaan kurang lebih satu jam pelajaran (1 x 35 menit), kegiatan inti 3 jam pelajaran (3 x 35 menit) dan kegiatan penutup satu jam pelajaran (1 x 35

Friday, April 1, 2011

TAHAP PERSIAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK

TAHAP PERSIAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK

Dalam pelaksanaan pembelajaran tematik, perlu dilakukan beberapa hal yang meliputi tahap perencanaan yang mencakup kegiatan pemetaan kompetensi dasar, pengembangan jaringan tema, pengembangan silabus dan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran.

A. Pemetaan Kompetensi Dasar
Kegiatan pemetaan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh dan utuh semua standar kompetensi,

Saturday, March 26, 2011

IMPLIKASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD

IMPLIKASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD

Dalam implementasi pembelajaran tematik di sekolah dasar mempunyai berbagai implikasi yang mencakup:

A. Implikasi bagi guru

Pembelajaran tematik memerlukan guru yang kreatif baik dalam menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh.

B.

Monday, March 21, 2011

Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar (Bagian 2)

Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar (Bagian 2)

A. Karakteristik Perkembangan anak usia kelas awal SD

Anak yang berada di kelas awal SD adalah anak yang berada pada rentangan usia dini. Masa usia dini ini merupakan masa yang pendek tetapi merupakan masa yang sangat penting bagi kehidupan seseorang. Oleh karena itu, pada masa ini seluruh potensi yang dimiliki anak perlu didorong sehingga akan berkembang secara optimal.

Karakteristik

Thursday, March 17, 2011

Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar

Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar

A. Latar Belakang Pembelajaran Tematik

Peserta didik yang berada pada sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang sangat luar biasa. Pada umumnya tingkat perkembangan masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik) serta mampu memahami hubungan antara

Sunday, March 13, 2011

Perkembangan Kepribadian

Perkembangan Kepribadian

Meskipun kepribadian seseorang itu relatif konstan, namun dalam kenyataannya sering ditemukan bahwa perubahan kepribadian dapat dan mungkin terjadi, terutama dipengaruhi oleh faktor lingkungan dari pada faktor fisik. Erikson dalam Nana Syaodih Sukmadinata, 2005 mengemukakan tahapan perkembangan kepribadian dengan kecenderungan yang bipolar:

1. Masa bayi (infancy) ditandai adanya kecenderungan

Wednesday, March 9, 2011

Teori Belajar Behavioristik, Kognitif, dan Konstruktivisme

Teori Belajar Behavioristik, Kognitif, dan Konstruktivisme

Teori Belajar Behavioristik
Menurut teori behavioristik belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman (Gage, Berliner, 1984) Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon (Slavin, 2000). Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa

Saturday, March 5, 2011

Pengembangan Kurikulum Sd

Pengembangan Kurikulum Sd

a. Konsep dasar kurikulum

1. Kurikulum menurut saya adalah rencana, petunjuk dan pedoman yang digunakan dalam pendidikan. Kurikulum berisikan tujuan pendidikan yang ingin dicapai dengan isi yang disesuaikan dengan tujuan serta metode yang digunakan dalam penyampaiannya. Evaluasi untuk menguji apakah tujuan yang terdapat dalam kurikulum dapat tercapai atau belum. Kurikulum sebagai suatu ide/

Tuesday, March 1, 2011

Kajian Buku Teks - Ayo Belajar Matematika  untuk SD dan MI kelas IV

Kajian Buku Teks - Ayo Belajar Matematika untuk SD dan MI kelas IV


Profil Buku Teks
Judul : Ayo Belajar Matematika untuk SD dan MI kelas IV
Pengarang : - Burhan Mustaqim dan Ary Astuti
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen
Pendidikan Nasional
Tahun : 2008
Ukuran Buku : 17,6 x 25 cm
Tebal Buku : 249 halaman


Kajian Buku Teks
Buku teks ayo belajar matematika untuk SD kelas IV ini dilihat dari cover sudah baik, yaitu gambar berwarna seorang ibu melakukan

Saturday, February 26, 2011

SERTIFIKASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

SERTIFIKASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

SERTIFIKASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN:Tantangan bagi Sosok Pendidik pada Era GlobalOleh: Drs. Ruslan, M.Pd.


ABSTRAK

Mereka para pendidiklah, masa depan dan peradaban bangsa ini dipertaruhkan. Tugas kependidikan yang diembannya bukanlah suatu jenis pekerjaan yang dapat diserahkan begitu saja pada sembarang orang untuk melakukannya. Pekerjan itu, memerlukan keprofesionalan khusus yang

Tuesday, February 22, 2011

Reorintasi Pendidikan Luar Biasa dalam Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus Menuju Pendidikan Untuk Semua

Reorintasi Pendidikan Luar Biasa dalam Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus Menuju Pendidikan Untuk Semua

Tema: Reorintasi Pendidikan Luar Biasa dalam Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus Menuju Pendidikan Untuk Semua

� Implikasi statment pendidikan untuk semua (Education for all) terhadap regulasi kebijakan pemerintah dalam layanan pendidikan ABK. (oleh: Dirjen DIKTI)

Pendidikan merupakan hak bagi seluruh warga Indonesia, hal ini tercantum dalam pasa 5 UU nomor 20 tahun 2003. Warga negara yang

Friday, February 18, 2011

Thursday, February 17, 2011

Wednesday, February 16, 2011

Tuesday, February 15, 2011

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Ini dia yang diharapkan, tak hanya mengajar, tapi guru juga mampu mengadakan penelitian. Sama seperti dosen tak hanya memberikan kuliah pada mahasiswa tapi juga mampu mengadakan penelitian. Produktivitas bisa dilhat juga dari berapa banyak yang dilakukan. Dan untuk tingkat sekolah pasti sudah tidak asing dengan istilah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan mengadakan penelitian kelas berarti

Monday, February 14, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (10, 11, dan 12)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (10, 11, dan 12)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
PERTEMUAN 10, 11, dan 12

TEMA : TEMPAT UMUM

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah (PKn).

� Melaksanakan aturan yang berlaku di

Sunday, February 13, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (7, 8, dan 9)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (7, 8, dan 9)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
PERTEMUAN 7, 8, dan 9

TEMA : TEMPAT UMUM

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah (PKn).

� Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.

Saturday, February 12, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (4, 5, dan 6)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (4, 5, dan 6)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
PERTEMUAN 4, 5, dan 6

TEMA : TEMPAT UMUM

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

. KOMPETENSI DASAR

� Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah (PKn).

� Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.

Friday, February 11, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (1, 2, dan 3)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Tempat Umum (1, 2, dan 3)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 1, 2, dan 3

TEMA : TEMPAT UMUM

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah (PKn).

� Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.

Thursday, February 10, 2011

Wednesday, February 9, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (7, 8, dan 9)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (7, 8, dan 9)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 7, 8, dan 9

TEMA : LINGKUNGAN RUMAHKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah (PKn).

� Menjelaskan

Tuesday, February 8, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (4, 5, dan 6)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (4, 5, dan 6)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 4, 5, dan 6

TEMA : LINGKUNGAN RUMAHKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah (PKn).

� Menjelaskan

Monday, February 7, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (1, 2, dan 3)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Lingkungan Rumahku (1, 2, dan 3)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 1, 2, dan 3

TEMA : LINGKUNGAN RUMAHKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)

I. KOMPETENSI DASAR

� Menjelaskan pentingnya hidup sehat setiap hari (PKn).

� Menceritakan kehidupan bertetangga (IPS).

Sunday, February 6, 2011

Saturday, February 5, 2011

Friday, February 4, 2011

Thursday, February 3, 2011

Wednesday, February 2, 2011

Guru Harus Mampu Memberikan Penilaian Obyektif kepada Siswa

Guru Harus Mampu Memberikan Penilaian Obyektif kepada Siswa

Seorang guru dituntut untuk menguasai kemampuan memberikan penilaian kepada peserta didiknya. Kemampuan ini adalah kemampuan terpenting dalam evaluasi pembelajaran. Dari penilaian itulah seorang guru dapat mengetahui kemampuan yang telah dikuasai oleh para peserta didiknya.

Seorang guru harus pula mengetahui kompetensi dasar (KD) apa saja yang telah dikuasai oleh peserta didiknya, dan segera
RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (7, 8, dan 9)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (7, 8, dan 9)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK

Pertemuan 7, 8, dan 9

TEMA : AKU DAN KELUARGAKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)


I. KOMPETENSI DASAR

� Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa (PKn).

� Mengidentifikasi

Tuesday, February 1, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (4, 5, dan 6)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (4, 5, dan 6)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 4, 5, dan 6

TEMA : AKU DAN KELUARGAKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)


I. KOMPETENSI DASAR

� Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa (PKn).

� Mengidentifikasi

Sunday, January 30, 2011

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (1, 2, dan 3)

RPP Tematik Kelas 1, Tema: Aku dan Keluargaku (1, 2, dan 3)

RENCANA PEMBELAJARAN TEMATIK
Pertemuan 1, 2, dan 3

TEMA : AKU DAN KELUARGAKU

KELAS /SEMESTER : 1 (satu)/ 1 (satu)

WAKTU : 3 kali pertemuan @ 5 JP/hari (3 hari)


I. KOMPETENSI DASAR

� Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa (PKn).

� Mengidentifikasi

Friday, January 28, 2011

Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika  (bagian 2-habis)

Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika (bagian 2-habis)

Pembelajaran berbasis CTL melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran produktif, yakni: konstruktivisme (Constructivism), bertanya (Questioning), menemukan (Inquiry), masyarakat belajar (Learning community), pemodelan (Modeling), refleksi (reflection), dan penilaian sebenarnya (Authentic Assessment) (Depdiknas, 2002: 26). Selain itu, dalam pembelajaran kontekstual siswa diharapkan untuk memiliki

Sunday, January 23, 2011

Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika  (bagian 1)

Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika (bagian 1)

Sudah menjadi tugas guru sebagai pengelola pembelajaran adalah menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan siswa belajar secara berdaya guna dan berhasil guna. Suatu upaya agar tercipta kondisi yang kondusif sehingga siswa dapat belajar secara optimal, yaitu dengan melaksanakan pembelajaran yang menggunakan pendekatan yang dapat membuat siswa belajar secara mudah dan dengan perasaan

Wednesday, January 19, 2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Matematika Kelas IV/2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Matematika Kelas IV/2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SDN Bendogerit IMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : IV / IIHari / Tanggal : Rabu, 8 Desember 2010 Waktu : 2 x 35 menit
A. Standar Kompetensi
Memahami sifat bangun ruang sederhana dan hubungan antarbangun datar

B. Kompetensi Dasar
Menentukan sifat-sifat bangun ruang sederhana

C. Indikator
1. Mengenal bangun ruang balok dan

Saturday, January 15, 2011

Tujuan Inovasi Pendidikan

Tujuan Inovasi Pendidikan

Menurut santoso (1974), tujuan utama inovasi, yakni meningkatkan sumber sumber tenaga, uang dan sarana, termasuk struktur dan prosedur organisasi. Tujuan inovasi pendidikan adalah meningkatkan efisiensi,relevansi, kualitas, dan efektivitas. Sarana serta jumlah peserta didik sebanyak banyaknya, dengan hasil pendidikan sebesar besarnya (menurut kriteria kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan

Sunday, January 9, 2011

Pengertian Inovasi Pendidikan

Pengertian Inovasi Pendidikan

Inovasi
Secara etimologi inovasi berasal dari Kata Latin innovation yang berarti pembaharuan atau perubahan. Kata kerjanya innovo yang artinya memperbaharui dan mengubah inovasi ialah suatu perubahan yang baru menuju kearah perbaikan, yang lain atau berbeda dari yang ada sebelumnya, yang dilakukan dengan sengaja dan berencana (tidak secara kebetulan).

Istilah perubahan dan pembaharuan ada

Wednesday, January 5, 2011

Pentingnya Inovasi di Bidang Pendidikan

Pentingnya Inovasi di Bidang Pendidikan

Kata inovasi seringkali dikaitkan dengan perubahan, tetapi tidak setiap perubahan dapat dikategorikan sebagai inovasi. Rogers (1983 : 11) memberikan batasan yang dimaksud dengan inovasi adalah suatu gagasan, praktek, atau objek benda yang dipandang baru oleh seseorang atau kelompok adopter lain. Kata "baru" bersifat sangat relatif, bisa karena seseorang baru mengetahui, atau bisa juga karena baru

Saturday, January 1, 2011

Tujuan Perencanaan Pembelajaran

Tujuan Perencanaan Pembelajaran

Salah faktor yang membawa keberhasilan adalah gur senantiasa membuat perencanaan pengajaran sebelumnya. Pada garis besar perencanaan pembelajaran itu bertujuan utnuk mengarahkan dan membimbing kegiatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

Secara ideal tujuan perencanaan pembelajaran adalah mengusai sepenuhnya bahan dan materi ajar, metode dan penggunan alat dan perlengkapan pembelajaran,